Oleh: Ronald Ginting

Kawanuainside.com, Manado – Sampai saat ini, sudah terdapat 371 orang dengan status ODP (orang dalam pemantauan) di Sulawesi Utara. Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara bereaksi cepat mempersiapkan bila sampai terjadi berbagai kemungkinan merebaknya virus corona (covid-19).

Langkah yang dilakukan adalah menyiapkan ruangan yang ada di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BP-SDM) Provinsi Sulut. Dan Wakil Gubernur Sulut, Steven Kandouw, serta Sekprov Sulut, Edwin Silangen, dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulut, dr Debie Kalalo langsung turun meninjau tempat tersebut.

“Kami turun ke lokasi ini berdasarkan instruksi Pak Gubernur Olly Dondokambey. Hal ini sebagai upaya mengantisipasi berbagai kemungkinan,” ungkap Steven Kandouw, Sabtu (21/3).

Steven bilang rencananya ruangan di BP-SDM menjadi ruang isolasi pasien corona, jika pasien virus ini terus bertambah. “Kami pikir lokasi di sini cukup representatif jauh dari pemukiman. Kamarnya pun cukup banyak ada 250. Jadi sangat mungkin digunakan merawat pasien corona,” imbuh Steven.

Dia menyinggung juga akan mendatangkan persediaan masker secepatnya, mengingat kebutuhan masyarakat yang sangat mendesak terhadap alat kesehatan itu. “Selain masker, rapid test juga kami prioritaskan untuk didatangkan ke daerah kita ini,” tegasnya lagi.

Sementara itu, data terakhir tentang pasien yang diisolasi, kata Satgas Pengendalian Covid-19 Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) ada 5 pasien yang tengah mendapatkan perawatan.

“Status lima pasien ini ialah pasien dalam pengawasan (PDP),” papar Juru bicara Satgas Pengendalian Covid-19 Provinsi Sulut, dr. Steaven Dandel.

Kata Dandel, satgas masih menunggu hasil pemeriksaan kelima pasien tersebut. Namun demikian mereka (lima pasien) tak diizinkan keluar dari ruang isolasi.

“Kami juga masih menunggu hasil pemeriksaan 56 sampel yang sedang diperiksa di laboratorium. Sampel ini terdiri dari 5 PDP Covid-19, satu pasien 58 Covid-19 yang sampel kedua hasilnya negatif, dan 50 sampel (kontak erat resiko tinggi) dengan pasien 58 Covid-19,” jelas Dandel. (RTG)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here