Oleh : Achmad Syaiful |

Kawanuainside.com, Wamena – Gelombang pengungsi menuju Wamena terus bertambah setelah adanya jaminan keamanan dari Pemerintah Jayawijaya dan TNI-Polri. Buktinya, 93 pengungsi dari Jayapura menyusul kembali ke Wamena, Sabtu (12/10).

Puluhan pengungsi ini diangkut dengan menggunakan pesawat Hercules milik TNI AU C-130 dengan nomor registrasi A-1336. Pesawat yang dipiloti Mayor Penerbang Bandung juga membawa 21 personel TNI dari Zipur X.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal saat dikonfirmasi, Sabtu (12/10) membenarkan kabar itu.Dari 93 pengungsi, 88 orang telah dijemput oleh keluarganya. Sementara 5 orang sisanya ditampung di Posko Pengungsi Tongkonan Jayawijaya karena tidak memiliki tempat tinggal.

“Pengungsi ini berasal dari berbagai daerah. Mereka sempat mengungsi ke Jayapura pascademo anarkis, 23 September lalu. Total 93 pengungsi yang kembali bersama 21 personel TNI,”  kata mantan Wakapolresta Depok ini.

Dia memastikan situasi keamanan di Wamena telah berangsur kondusif. Aktifitas masyarakat telah kembali sejak sepekan lalu. “Situasi sudah aman, kami harap masyarakat dapat kembali ke Wamena untuk membangun daerah itu bersama-sama,” imbuhnya.

Sebelumnya, ratusan warga Toraja, Provinsi Sulawesi Selatan memutuskan kembali ke Wamena, Kabupaten Jayawijaya, setelah sebelumnya mengungsi ke Jayapura, pascakerusuhan yang menelan 33 korban jiwa pada 23 September lalu.

Diduga ratusan warga ini kembali karena merasa aman dengan jaminan keamanan dari Pemerintah maupun aparat TNI-Polri. Bahkan, jaminan keamanan warga telah disampaikan langsung Panglima TNI Marsekal  Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian saat mengunjungi Wamena baru-baru ini.

Sekretaris Ikatan Keluarga Toraja (IKT) Papua, Yulius Palulungan saat dihubungi Indonesiainside.id, Sabtu (12/10) menuturkan, setidaknya 200 warga Toraja telah kembali ke Wamena dalam beberapa tahap. Mereka kembali dengan difasilitasi angkutan udara oleh TNI. (RTG/Asi)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here