Oleh: Ronald Ginting

Kawanuainside.com, Manado – Anak-anak membutuhkan berkumpul dan belajar. Tujuannya untuk meningkatkan kemampuan anak. Berbicara anak-anak, mereka yang ada dalam Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II kota Palu juga membutuhkannya.

Kasubsi Pendidikan dan Bimkemas LPKA kelas II Palu Muhammad Fauzi, mengungkapkan bahwa rencana kegiatan di LPKA kelas II Palu pada tahun ini tidak akan jauh berbeda dengan tahun lalu. “Jika anak masih usia sekolah, maka tugas kami adalah menjadi jembatan dan berkordinasi dengan keluarga atau wali, serta pihak sekolah asal agar si anak tetap bisa melanjutkan pendidikannya tanpa dikeluarkan. Hal ini agar kami di LPKA memberikan pembelajaran yang sesuai dengan di sekolah mereka berdasarkan kurikulum yang berlaku,” kata Fauzi.

Selain kegiatan belajar formal, anak-anak di LPKA Kelas II Palu juga mendapatkan pendidikan agama sebagai prioritas dalam menumbuhkan akhlak dan kesadaran bagi mereka. “Saat ini di LPKA Kelas II Palu ada 25 anak. Di mana usia mereka dari 15 hingga 19 tahun,” jelas Fauzi.

Ansari M. Idham, Staf Pembinaan LPKA kelas II Palu menambahkan pihaknya fokus pada penuntasan pendidikan, baik bagi anak-anak yang sudah putus sekolah ketika masuk ke LPKA, maupun yang masih berstatus pelajar. “Anak yang putus sekolah dan bermasalah dengan hukum di LPKA ini, kami carikan solusi agar mereka menyelesaikan pendidikan lewat jalur pendidikan kesetaraan mulai paket A hingga paket C,” imbuhnya.

Biar terealisasi, sebut Ansari, mereka bekerja sama dengan SKB kota Palu dan PKBM Nosarara Nosabatutu. “Selain pendidikan formal dan keagamaan, di LPKA Kelas II Palu menyertakan pembinaan pendidikan nonformal dan informal,” tukasnya mengakhiri. (RTG)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here