BI Sulut Melayani Penukaran Uang Warga Lirung Talaud

Oleh: Ronald Ginting

Kawanuainside.com, Manado – Penukaran uang rupiah di Pulau Salibabu, Kabupaten Talaud, dilakukan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara, hari ini (9/10).

KRI Sultan Nuku yang membawa rombongan kas keliling Bank Indonesia (BI) dan Tentara Negara Indonesia (TNI) Angkatan Laut merapat di Pelabuhan Lirung, Pulau Salibabu, Kabupaten Talaud, Sulawesi Utara, sekitar pukul 13.00 WITA. Usai merapat, rombongan langsung bertolak menuju Kantor Kelurahan Lirung 1, Kecamatan Lirung, Kabupaten Talaud untuk melaksanakan kegiatan.

Rangkaian kegiatan yang dilakukan oleh BI dan TNI AL di Pulau Salibabu mencakup penukaran uang rupiah, edukasi kebanksentralan, pelayanan kesehatan gratis, serta penyerahan bantuan sosial.

Kepala Unit Sistem Pengelolaan Uang Rupiah Kantor Perwakilan BI Sulawesi Utara (Sulut) Suwandy menjelaskan kegiatan penukaran dilakukan untuk uang masyarakat dalam kondisi lusuh. Kondisi uang yang diterima dalam kondisi tercoret, kotor, dan basah.

“Tidak menutup kemungkinan kami juga mendapatkan uang dalam kondisi sobek,” ujarnya, Rabu (9/10).

Suwandy mengungkapkan Sulut memiliki daerah teritorial yang luas. Menurutnya, banyak masyarakat yang sulit untuk mendapatkan uang rupiah dalam kondisi bagus.

Saat ini, lanjut Suwandy, BI baru memiliki kas titipan di lima titik di Sulut. Jumlah tersebut dinilai masih kurang untuk menjangkau masyarakat.

“Jadi, kami adakan program kas keliling untuk wilayah terluar, terdepan, dan terpencil [3T] setahun sekali,” jelasnya.

Dengan adanya program itu, masyarakat diharapkan dapat memegang uang rupiah dalam kondisi baik. Memegang uang baru diyakini berdampak positif terhadap psikologis masyarakat.

“Masyarakat bisa menerima uang hasil cetak sempurna,” imbuh Suwandy.

Dalam kesempatan itu, Kantor Perwakilan BI Sulut juga memberikan bantuan sosial berupa kipas, genset, hingga buku-buku. Bantuan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan di Pulau Salibabu.

Camat Lirung Sherly Sabube menyambut positif penukaran uang lusuh yang diselenggarakan oleh BI. Sejauh ini, Pulau Salibabu telah dua kali mendapat kesempatan untuk menjadi salah satu lokasi program tersebut.

Dia menyebutkan jumlah penduduk di Kecamatan Lirung sekitar 6.000 orang. Masyarakat setempat berprofesi sebagai petani, nelayan, dan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Program penukaran uang rupiah itu disebut mampu membantu masyarakat yang ingin menukarkan uang. Oleh karena itu, Sherly berharap kegiatan sejenis dapat dilakukan dua kali dalam setahun. (RTG)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here