bmkg

Oleh: Azhar AP

Kawanuainside.com, Bogor – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisikan (BMKG) memastikan bisa memprediksi iklim hingga tiga bulan ke depan. Hal itu diyakini setelah BMKG resmi menjalin kerja sama dengan National Oceanic and Atospheric Administration (NOAA) atau Administrasi Nasional Kelautan dan Atmosfer Amerika Serikat.

“Dengan workshop ini daya peramalan dari BMKG yang sebelumnya kita memprediksi tiga dasarian sampai empat dasarian ke depan, jadi tiga bulan ke depan,” ujar Kepala BMKG Dwikorita Karnawati saat konferensi pers usai workshop di The 1o1 Hotel, Kota Bogor, Jawa Barat, Selasa (13/8).

Ia mengatakan, kini cuaca semakin ekstrem sehingga menambah potensi terjadinya bencana. Kondisi itu mendesak BMKG untuk meningkatkan kemampuan observasi serta menganalisis di bidang meteorologi, klimatologi, dan geofisika.

“Fenomena yang anomali ini harus lebih banyak dipelajari, kalau belajar sendiri kita bisa, tapi memakan waktu hingga puluhan tahun,” kata Dwikorita.

Menurutnya, workshop pengembangan kapasitas sumber daya manusia (SDM) dan pengetahuan praktis di BMKG ini merupakan bagian dari pengembangan Sistem Peringatan Dini Iklim (CEWS).

“Kerja sama BMKG dengan NOAA telah berlangsung sejak lama, diwujudkan dalam bentuk riset dan observasi bersama seperti program-program tadi,” kata Prof Dwikorita. (RTG/Aza/Ant)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here