BNI Wilayah Manado. Istimewa

Oleh: Ronald Ginting

Kawanuainside.com, Manado – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengeluarkan Peraturan OJK Nomor 11/POJK.03/2020 tentang Program Stimulus Perekonomian Nasional sebagai kebijakan countercyclical dampak penyebaran Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). Stimulus ini berlaku sejak POJK diundangkan pada 16 Maret 2020 sampai dengan 31 Maret 2021.

Aturan ini berlaku untuk seluruh perbankan, baik Bank Umum Konvensional, Bank Umum Syariah, Bank Pembangunan Rakyat maupun Bank Pembangunan Rakyat Syariah. POJK ini mengatur tentang kebijakan penetapan kualitas aset dan kebijakan restrukturisasi kredit dengan sasaran antara lain debitur yang terkena dampak penyebaran Covid-19, termasuk debitur usaha mikro, kecil dan menengah.

Selain itu juga POJK ini memberikan keringanan kepada kredit yang direstrukturisasi. Artinya, khusus debitur bank yang terkena dampak Covid-19, status kreditnya bisa saja ditetapkan lancar kendati sedang dalam tahap penurunan kualitas kredit, paling tidak sampai masa berlaku POJK dan hanya berlaku untuk kredit yang telah disalurkan kepada debitur terdampak Covid-19.

Contohnya, debitur yang terkena dampak penurunan volume ekspor impor akibat keterkaitan rantai suplai dan perdagangan dengan Tiongkok atau negara lain yang juga terdampak Covid-19

Menyikapi peraturan itu, PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Kantor Wilayah Manado mendukung kebijakan OJK baik yang diberlakukan secara nasional maupun lokal. Head of Region BNI Wilayah Manado Koko Prawira Butar-butar menyampaikan bahwa wabah virus corona berdampak signifikan terhadap peningkatan tekanan perekonomian global bahkan meluas di berbagai negara.

“Indonesia juga tak lepas dari efek wabah corona ini. Dampak perekonomian langsung menyerang sektor rill, investasi, dan manufacturing, kemungkinan terjadinya unemployment akibat perusahaan-perusahaan yang tidak mendapatkan aktivitas yang cukup. Mulai dari maskapai, pariwisata, perhotelan, dan industri penerbangan, hingga industri manufaktur, transportasi, perdagangan, pengolahan, dan pertambangan. Hal ini terjadi karena disrupsi dari barang-barang supply chain,” ungkap Koko melalui keterangan pers yang diterima Kawanuainside.com, Sabtu (21/3).

Kata Koko, selaku Bank BUMN, BNI bersama-sama dengan perbankan lainnya terus berkoordinasi dengan OJK dalam melakukan langkah antisipatif terhadap risiko-risiko yang akan timbul, baik dari sisi operasional maupun layanan perbankan terutama risiko kredit. “Penyebaran Covid-19 berdampak juga pada kinerja dan kapasitas debitur dan bisa meningkat risiko kredit, yang nantinya berpotensi mengganggu kinerja perbankan dan stabilitas sistem keuangan,” jelas Koko.

Lebih lanjut dia menyampaikan bahwa meskipun situasi ekonomi yang Indonesia hadapi saat ini sangat dinamis, harapannya bahwa pemerintah akan terus terbuka terhadap situasi yang ada dan menyiapkan seluruh instrumen kebijakan dalam meminimalkan dampak yang timbul. BNI, ujar Koko, terus mendukung dan bersama-sama pemerintah untuk menjaga dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia.

“Dukungan lain dari BNI ialah pelayanan perbankan dapat tetap dinikmati oleh nasabah dan masyarakat dengan memanfaatkan electronic channel yang telah dikembangkan oleh BNI. Teknologi yang diterapkan pada electronic channel BNI ini dapat menemani nasabah dan masyarakat untuk tetap dapat bertransaksi, bahkan 24 jam sehari selama tujuh hari dalam seminggu,” sebut dia menambahkan.

BNI Wilayah Manado turut menyiagakan layanan digitalnya yang memungkinkan transaksi terjadi tanpa interaksi langsung dengan pegawai bank. “Mobile Banking, Internet Banking, SMS Banking, dan ATM BNI dapat dimanfaatkan oleh nasabah selama 24 jam. Bahkan untuk masyarakat yang membutuhkan layanan konsultasi, kami siap membantu melalui BNI Call Center di nomor 1500046, dan apabila tetap membutuhkan layanan perbankan di cabang, masyarakat pun tidak perlu khawatir karena di setiap kantor cabang, BNI menerapkan protokol pengamanan corona,” tukasnya.

Protokol tersebut sebagai tindakan preventif, seperti pengecekan suhu tubuh kepada semua orang yang masuk dan keluar dari Kantor Cabang BNI, menyiapkan hand sanitizer dan juga masker. “Pastinya kami tetap memberikan pelayanan yang terbaik bagi nasabah BNI terutama di Wilayah Manado ini,” tutup Koko dengan nada optimis. (RTG)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here