Ilustrasi

Oleh Danny Mahmud |

kawanuainside.com, Manado – Rasa cemburu timbul karena setiap pasangan tak ingin kehilangan orang yang dicintainya. Cemburu merupakan suatu tanda cinta. Setiap pasangan pasti pernah merasakan rasa cemburu.

Namun rasa cemburu harus bisa dikendalikan alias tidak berlebihan. Sebab jika tidak, maka hasilnya akan berakibat fatal bagi orang lain seperti yang dialami wanita asal Desa Teling Kecamatan Tombariri Kabupaten Minahasa.

Kejadian mengenaskan akibat rasa cemburu yang berlebihan dialami oleh Dorkas Amunge. Kehidupannya sontak berubah setelah ia berkunjung di acara pesta hut sahabatnya, Jenny Salaula.

Kejadian sekitar pukul 22.35, Minggu 9 Juni 2019, ketika itu Dorkas sedang berjalan pulang diantar suami dari sahabatnya tersebut. Namun sang sahabat, Jenny, mendadak curiga dengan kedekatan keduanya.

Wanita berusia 37 tahun itu akhirnya membuntuti sang suami yang sedang berjalan bersama Dorkas. Ia pun lantas memergoki keduanya saling cium pipi (cipika-cipiki).

Saat dipergoki oleh Jenny, Dorkas mengaku salah dan mengatakan kepada sahabatnya itu bahwa ia hanya memberi kecupan di pipi saja, tidak lebih dari itu.

Namun Jenny yang sudah terlanjur emosi dan cemburu lantas memukul dan menendang Dorkas hingga lehernya patah.

“Saya ingat suara leher saya patah ketika dia menendang wajah saya. Saya pikir saya akan mati,” kata Dorkas mengenang peristiwa yang menimpanya, Jumat (14/6).

Kejadian tersebut tidak sampai dilaporkan ke polisi. Jenny mengaku telah bersedia menanggung semua biaya pengobatan sahabatnya hingga pulih kembali.

Saat ini, Jenny sekuat tenaga mengurus sahabatnya di rumahnya di Desa Tateli Kecamatan Mandolang Kabupaten Minahasa.

Dorkas mengungkapkan tiada dendam di antara keduanya. Keduanya pun mengakui semua kesalahannya. (DNI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here