Mieke Pangkong

Oleh: Ronald Ginting

Kawanuainside.com, Manado – Viralnya video seorang remaja berinisial IM tanpa busana di salah satu hotel bersama dengan seorang pria mendapat perhatian dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Daerah Sulawesi Utara. Kepala Dinas PPPA Daerah Sulut Mieke Pangkong langsung mengutus Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Sulut yang didampingi Koalisi pengacara perempuan mendatangi rumah korban di Sea, Kabupaten Minahasa.

“Bersyukur kedatangan mereka tadi sore diterima dengan baik oleh keluarga. Kami pun berkomitmen mendampingi korban,” ujar Mieke melalui pesan singkatnya, Jum’at (4/10).

Dikatakan Mieke bahwa kini korban memerlukan konseling dari psikolog karena efek viralnya video itu, kini korban menjadi malu dalam beraktivitas. “Kami siap memfasilitasinya,” tuturnya menjelaskan.

Dia mengharapkan kejadian ini diproses oleh kepolisian, terlebih ada dugaan trafficking dari mucikari kepada korban. Menurutnya, polisi perlu menangkap juga oknum penyebar video itu.

“Saya mengapresiasi kinerja polisi yang sudah menangkap oknum mucikarinya. Dan berharap penyebar video yang disinyalir adalah pengguna “jasa” korban juga segera ditangkap,” sebut dia.

Di satu sisi, Mieke akan bersinergi dengan pihak-pihak terkait untuk terus mensosialisasikan bahaya prostitusi online. “Ini sejalan dengan visi pak gubernur dan pak wakil gubernur agar SDM di Sulut benar-benar berkualitas dan semakin sejahtera,” tukas dia.

Ia juga mengharapkan tidak ada lagi kejadian seperti ini ke depannya. “Sangat disayangkan kalau masa remaja sudah sampai di hal-hal yang tidak baik,” paparnya kembali.

Ditekankan Mieke juga bahwa seluruh elemen masyarakat perlu saling bahu-membahu meminimalisir kejadian-kejadian seperti ini. (RTG)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here