Oleh: Ronald Ginting

Kawanuainside.com, Manado – Presiden RI Joko Widodo saat menyampaikan sambutan dalam Rakornas Investasi mengatakan, investasi menjadi kunci utama yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Ia mengatakan, saat ini tidak ada cara selain mendorong investasi ke dalam negeri. Untuk itu Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara terus berupaya menarik invesor dengan jemput bola.

Lanjut Presiden, investasi berperan sangat signifikan terhadap ekonomi Indonesia. Pasalnya, APBN dan APBD hanya berkontribusi sebesar 23 persen terhadap ekonomi. “Artinya 77% yang memengaruhi ekonomi kita adalah dunia swasta. Kita harus mengerti semua ini,” kuncinya.

Menindaklanjuti rakornas tersebut, Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Utara Edwin Silangen memastikan seluruh perizinan investasi lancar di Sulut. “Kita memastikan setiap investasi di Sulawesi Utara yang diproses melalui perizinan bisa berjalan lancar,” kata Silangen dalam rapat di Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sulut, Jumat (21/2).

Kata Silangen, investasi di daerah ini terus mengalami peningkatan. Pada 2019 lalu, investasi yang masuk di Bumi Nyiur Melambai mencapai Rp11,5 triliun. Capaian realisasi investasi tersebut, bertumbuh 308% dari target RPJMD sebesar Rp3,7 triliun.

Selain itu, realisasi perizinan pada tahun 2019 mencapai 1.581 izin sehingga melampaui target output perizinan dan non perizinan dalam renstra DPMPTSP sebanyak 1.400 izin. “Di tahun 2020 ini, terkait perizinan investasi, pemerintah akan terus menjemput bola untuk menggairahkan perekonomian Sulut,” sebut Silangen.

Diketahui, bukan hanya target RPJMD yang mengalami peningkatan, namun juga target BKPM RI ikut merangkak naik sebesar 105%. Jadi total realisasi investasi Sulut mulai dari Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp3,307 triliun.

Kebanyakan berasal dari listrik, gas dan air. Untuk negara terbanyak dari Cina 42%, Singapura 23%, Hongkong 12%, Malaysia 8%, dan Luxemburg 5%.

Secara kumulatif periode Januari–Desember 2019, realisasi investasi Sulut yang telah direalisasikan oleh investor sebesar Rp11,566 triliun, 105% dari target pemerintah BKPM RI tahun 2019 dan 308% dari target RPJMD Sulawesi Utara tahun 2019.

Adapun jumlah proyek sebanyak 686. Terdiri dari PMDN Rp8,259 triliun atau 289 proyek dan PMA Rp3,307 triliun atau 397 proyek. (RTG)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here