Fernando Corbato

Oleh Ronald Ginting |

Kawanuainside.com, Manado – Dunia tekhnologi kehilangan sosok yang begitu fenomenal karyanya. Fernando Corbato penemu password komputer dikabarkan meninggal dunia pada Jumat (12/7) di usia ke-93.

Mengutip apa yang disampaikan New York Times, Emily, istri Corbato, mengatakan suaminya menghembuskan nafas terakhirnya karena komplikasi diabetes di sebuah panti jompo di area Newburyport, Massachusetts, Amerika Serikat.

Sepanjang kiprahnya, Corbato merupakan seorang peneliti dari Massachusetts Institute of Technology (MIT) yang menciptakan konsep akun yang dilindungi oleh password. Konsep password ditemukannya saat membangun Compatible Time-Sharing System, sebuah sistem yang membuat sejumlah orang bisa menggunakan komputer dalam waktu yang sama dengan menggunakan jaringan telepon.

Sistem ini dibuat karena menurutnya saat itu sebuah komputer yang tak digunakan adalah sebuah pemborosan. Maka dari itu, dengan sistem yang dibuatnya, sebuah komputer bisa digunakan secara maksimal.

Temuannya itu kemudian membentuk keamanan digital di masa yang akan datang. Password bukan satu-satunya temuan Corbato. Ia pun menemukan teknologi yang mengurangi waktu tunggu respon dari hitungan jam ke detik, dan membuat teknologi tersebut menjadi jauh lebih praktis.

Sistem time-sharing Multics bikinannya yang menjadi dasar dari sistem operasi seperti Linux yang mempunyai kontrol privasi lebih baik. Begitu pula dengan sistem file hierarki dan berbagai fitur lain yang mempermudah penggunaan komputer saat ini.

Ada juga Corbato’s Law yang menyebut programer bakal menulis jumlah kode yang sama meskipun mereka menggunakan bahasa yang berbeda. Tahun 1990 kiprah Corbato diganjar A.M Turing Award, sebuah penghargaan di bidang komputer yang dapat dikatakan setara dengan hadiah Nobel. (RTG)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here