Oleh: Farida Noris

Kawanuainside.com, Medan- Fotografer Dokumenter yang juga mantan Ketua PFI Medan, Chalid Nasution mengatakan perkembangan teknologi smartphone memudahkan kerja jurnalistik. Sebab berbagai fitur dalam smartphone dapat digunakan untuk menunjang kerja pewarta dalam pelaksanaan peliputan.

“Tapi tidak semua pewarta dapat menggunakan smartphone. Perlu adanya pelatihan bagi pewarta agar dapat memaksimalkan kerja smartphone,” kata Chalid saat menjadi narasumber dalam Workshop Foto Jurnalistik untuk Kalangan Media yang diadakan oleh Pewarta Foto Indonesia (PFI) Medan bekerja sama dengan Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) Sumatera Utara di Graha XL Medan, Sabtu (12/10).

Chalid menambahkan dengan kamera smartphone dan keahlian mengambil gambar yang mencukupi, sudah bisa menangkap momen-momen tertentu dengan hasil yang layak untuk disampaikan ke masyarakat.

“Jika fotonya jelas dan sudut pengambilan juga tepat, maka pesan yang disampaikan juga akan jelas,” paparnya.

Dalam kesempatan itu, Ketua Pewarta Foto Indonesia (PFI) Medan, Rahmad Suryadi, mengatakan bahwa kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap bulannya.

“Kegiatan ini sebagai upaya menambah pengetahuan para pewarta dan sekaligus sebagai ajang silaturahmi anggota PFI Medan,” terang Rahmad.

Sedangkan Ketua Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) Sumut, Lia Anggia Nasution menyambut baik workshop ini, para jurnalis sekedar memotret tentu bisa dan biasa.

“Namun untuk menghasilkan pesan yang tepat disampaikan melalui foto tersebut kepada masyarakat, butuh trik dan tips dari fotografer yang sudah berpengalaman,” tutupnya. (RTG/FAR)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here