Kadisnakertrans Sulut Erny Tumundo

Oleh: Ronald Ginting

Kawanuainside.com, Manado – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sulawesi Utara (Sulut) meneken kerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Manado untuk pelaksanaan pelatihan vokasi. Pelatihan vokasi ini bakal dilakukan untuk tenaga kerja yang merupakan peserta BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK), namun sudah diputus hubungan kerja (PHK).

Kepala Disnakertrans Sulut Erny Tumundo menjelaskan menjadi seorang peserta pelatihan vokasi harus memenuhi persyaratan. Pertama ialah harus Warga Negara Indonesia dengan usia maksimal 40 tahun.

“Syarat lainnya dia peserta BPJAMSOSTEK yang telah terputus hubungan kerja, dan sudah membayar iuran selama 12 bulan. Kemudian dia sudah mengambil Jaminan Hari Tua,” sebut Erny kepada Kawanuainside.com, di ruang kerjanya, Jum’at (22/11).

Menurutnya, ada beberapa kejuruan yang disiapkan untuk melatih peserta. “Kejuruan yang disiapkan lewat BLK bitung berupa pelatihan otomotif, pelatihan las, serta pendingin. Sementara yang disiapkan di LPK swasta yang telah terakreditasi ialah pelatihan membuat kue, pelatihan tata rias wajah dan kulit, dan kejuruan handycraft,” tambah Erny lagi.

Disampaikan Erny bahwa targetnya adalah sebanyak 150 orang, yang semuanya dibiayai oleh BPJAMSOSTEK. “Sosialisasi akan dilakukan lewat media, calon peserta akan mengisi aplikasi yang ada. Selain itu dapat juga mendaftar lewat email disnakertrans.sulut@gmail.com,” imbuhnya.

Sejauh ini, tutur Erny, sudah ada beberapa orang yang mendaftarkan diri. Erny mengharapkan pelatihan vokasi ini dapat dimanfaatkan dengan baik.

“Ini merupakan amanat dari Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw agar tenaga kerja di daerah ini lebih terampil, sehingga dibekali dengan pelatihan-pelatihan yang ada,” ucapnya mengakhiri. (RTG)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here