Gubernur Ganjar Pranowo. Foto:semaranginside.com

Oleh: Ade Lukmono

Kawanuainside.com, Semarang – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menanggapi pamitnya PB Djarum dalam audisi beasiswa bulu tangkis tahun 2020 mendatang. PB Djarum memilih mundur lantaran desakan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) yang menilai PB Djarum melakukan eksploitasi anak dalam pembibitan atletnya.

Ganjar menegaskan akan membela PB Djarum. Jika perlu, dirinya langsung yang akan memfasilitasi kedua belah pihak untuk berdiskusi bersama. “Cari sponsor olahraga itu setengah mati. Dari PB Djarum malah sudah melahirkan legenda nasional, bahkan internasional. Kalau hari ini harus diputuskan, saya harus bela,” katanya, Selasa (10/9).

Ganjar mengatakan sudah berkomunikasi dengan pihak PB Djarum dan menyebutkan bahwa PB Djarum masih ingin membantu. Ganjar juga ingin mendengar dari pihak KPAI terkait kemasan brand agar tidak mempengaruhi.

Ganjar mengaku, dirinya sudah berusaha mengumpulkan perusahaan-perusahaan besar di Jawa Tengah untuk berkontribusi dalam dunia olahraga. Namun hal tersebut tidak mudah.“Sekarang sudah ada dari PB Djarum yang sudah bagus, malah diputus. Tentu saya harus bersikap,” tambahnya.

Dia mengimbau agar permasalahan ini diselesaikan dengan bijaksana. Masyarakat juga diimbau untuk bijak, terutama di media sosial yang ramai dengan #BubarkanKPAI. “Kalau sudah difasilitasi pihak lain namun tidak selesai, ayo duduk ngopi bersama di Jawa Tengah,” tutur Ganjar. (RTG/Ags/PS/INI Network)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here