PT Air Manado

Oleh Ronald Ginting

Kawanuainside.com, Manado – Musim kemarau berkepanjangan melanda Kota Manado. Dikhawatirkan adanya kekeringan air di sebagian wilayah Kota Manado.

Menanggapi kekhawatiran warga Manado, Dirut PT Air Manado Otniel Kojansow melalui Humas Joshua Rantung, mengimbau para pelanggan untuk melakukan langkah antisipatif saat musim kemarau ini. Hal ini karena volume aliran air sungai yang menjadi sumber air baku Intalasi Pengolahan Air bersih (IPA), mulai menurun debit airnya.

“Daerah Aliran Sungai (DAS) perlu dijaga bersama kebersihannya. Perlu juga dilestarikan kawasannya,” katanya di Manado, Ahad (25/8).

Ia meminta agar warga tidak membuang sampah sembarangan. Sumber air baku sungai akhir-akhir ini katanya sering menjadi tempat buang sampah rumah tangga.

“Apalagi ada bangunan rumah di sekitar bantaran sungai. Rata-rata banyak yang membelakangi sungai sehingga sangat berpotensi akan adanya warga membuang sampah langsung ke sungai,” ujar Rantung.

Pantauan Rantung dkk. di depan pintu air pompa Inteke bronjong kawat, terdapat banyak sampah. Sampah itu tersaring di sekitar kawat penyangga air masuk ke Intake.

“Kami mengimbau warga yang berada di kawasan atau lokasi ketinggian untuk menyediakan tong atau wadah. Mereka harus menampung air bersih, sehingga memiliki persediaan kebutuhan air bersih saat ada gangguan,” tambahnya.

Pihaknya optimis pelayanan akan tetap normal. Semua Instalasi Pengolahan Air bersih ( IPA ) sampai saat ini efektif beroperasi dengan baik.

Di sisi lain, dirinya berterima kasih atas kerja sama yang baik dari warga. Khususnya atas informasi dan pengaduan pelanggan. Pengaduan tersebut langsung ditindaklanjuti.

“Untuk pelayanan di wilayah Manado Utara yang disuplai IPA Conventional dan IPA d’ Grimond, kami pastikan pelayanan sudah normal. Kami mohon maaf jika masih ada gangguan yang masih sementara ditindaklanjuti,” sebut dia. (RTG)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here