Apel HUT ke-56 Angkasa Pura I. Istimewa.

Oleh: Ronald Ginting

Kawanuainside.com, Manado – Tak terasa, usia Angkasa Pura I sudah genap 56 tahun pada Kamis (20/2) hari ini. Begitu banyak yang diperbuat Angkasa Pura I di negara ini melalui bandara-bandara yang dikelolanya.

Salah satu bandara yang dikelola yakni Bandara Sam Ratulangi Manado di Sulawesi Utara. Momen ulang tahun yang bertemakan ‘Growing Through Innovation’ dijadikan sebagai semangat baru oleh pimpinan dan seluruh karyawan Bandara Sam Ratulangi Manado untuk menorehkan berbagai macam prestasi.

Lewat apel ulang tahun Angkasa Pura I Sam Ratulangi Manado, General Manager Bandara Sam Ratulangi Manado, Minggus Gandeguai memaparkan sejumlah pencapaian prestasi selama Angkasa Pura I melayani masyarakat Indonesia.

“Dari sisi pelayanan, Angkasa Pura I telah berhasil menorehkan sejumlah prestasi dengan mendapatkan sebanyak 33 penghargaan prestisius tingkat nasional, regional, maupun internasional. Di antaranya penghargaan ‘Best Companies for Work in Asia 2019 – Indonesia Chapter’ dalam HR Asia Award 2019, serta gelar ‘The Best Corporate – The Best Branding BUMN’ dalam BUMN Branding and Marketing Award 2019,” kata Minggus, Kamis (20/2) di depan Kantor Administrasi Bandara Sam Ratulangi.

Dari sisi infrastruktur, tambah Minggus, Angkasa Pura I telah berhasil menyelesaikan pembangunan Proyek Strategis Nasional yaitu Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang di Tahun 2018, dan Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin pada Desember 2019. Pencapaian itu, nantinya akan diikuti oleh Bandara Internasional Yogyakarta yang akan diresmikan pada 29 Maret 2020.

“Selain Proyek Strategis Nasional, kita juga telah menyelesaikan pengembangan bandara di bandara Adi Soemarmo Solo, dan akan menyusul penyelesaiannya tahun ini yakni Bandara El Tari Kupang, Terminal 1 Juanda Surabaya, Pattimura Ambon, bandara Sentani Jayapura, dan tentu saja bandara Sam Ratulangi Manado,” jelas Minggus.

Di momen yang sama, Minggus turut memberikan Surat Keputusan Pengangkatan Pegawai kepada 12 calon pegawai, dan selanjutnya melakukan prosesi pemotongan tumpeng yang diserahkan kepada jajaran senior manager.

“Bila dianalogikan dengan usia manusia, di usia ke-56 ini, manusia akan memasuki masa pensiun, namun berbeda dengan perusahaan kita ini, kita dituntut untuk dapat terus memperkuat kompetensi dan integritas, terus berinovasi, dan selalu melakukan upaya terbaik khususnya Bandara Sam Ratulangi Manado yang sedang dalam proses pekerjaan perluasan bandara. Selama pekerjaan berlangsung, kita harus tetap memberikan pelayanan yang terbaik bagi pengguna jasa serta mampu mencapai target-target yang diberikan oleh perusahaan,” ujar Minggus memotivasi.

Seusai apel, General Manager beserta jajaran manajemen berziarah ke makam Dr. Gerungan Saul Samuel Jacob Ratulangi atau yang dikenal sebagai Sam Ratulangi, di Tondano, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara. Diketahui nama bandara kebanggaan masyarakat Sulawesi Utara ini diambil dari nama Sam Ratulangi, yang dikenal dengan semangat juangnya bagi masyarakat Sulawesi Utara. (RTG)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here