Warga memerhatikan kebakaran lahan di Desa Timbuseng, Kecamatan Pattalassang, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Senin (9/9/2019) malam. Menurut keterangan petugas, di kawasan tersebut setiap tahun sering terjadi kebakaran yang sengaja dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab untuk membuka lahan baru dengan cara membakar lahan. ANTARA FOTO/Abriawan Abhe/aww.

Oleh: Eko P

Kawanuainside.com, Aceh – Hujan lebat yang mengguyur sebagian besar wilayah Kabupaten Aceh Barat berhasil memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seluas 1,5 hektare yang terjadi di kawasan Desa Suak Raya, Kecamatan Johan Pahlawan, Meulaboh, kabupaten setempat, Selasa.

“Alhamdulillah, hingga Selasa sore tidak lagi terlihat api di lokasi kebakaran lahan. Sekitar 90 persen lahan yang terbakar sudah padam,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat, Dr Muktaruddin diwakili Koordinator Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops), Mashuri di Meulaboh, Selasa (10/9).

Berdasarkan pemantauan yang dilakukan melalui citra satelit, juga tidak lagi terlihat titik api (hotspot) di sekitar Kabupaten Aceh Barat.

Meski sebagian besar areal lahan gambut yang sebelumnya terbakar kini sudah padam, namun petugas masih terus melakukan pemantauan di sekitar lokasi. Hal ini dilakukan karena lokasi karhutla sangat berdekatan dengan pemukiman warga, sehingga dikhawatirkan akan terjadi hal yang tidak diinginkan.

“Mengingat adanya laporan terkait masih adanya titik asap, maka kita mengerahkan satu unit armada pemadam kebakaran ke lokasi karhutla,” kata Mashuri.

Pihaknya juga berharap agar guyuran hujan selama beberapa hari ke depan terus mengguyur Kabupaten Aceh Barat, karena hal ini sangat efektif untuk memadamkan sebaran titik api yang sebelumnya membakar lahan gambut di daerah itu. (RTG/EP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here