Oleh: Ronald Ginting

Kawanuainside.com Manado – Dalam rangka memperingati Bulan Bakti K3 Nasional ke-50, Senin (17/2), Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Daerah memberikan penghargaan kepada Bupati dan Wali Kota sebagai Pembina Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) di tingkat Kabupaten Kota, serta Pemberian penghargaan Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (SMK3) Award dan Zero Accident Award kepada perusahaan yang menerapkan K3.

Salah satu perusahaan yang dianugerahi penghargaan tersebut yaitu PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Sam Ratulangi Manado. Perusahaan plat merah tersebut dinilai menerapkan K3, sehingga layak mendapat penghargaan SMK3, dan Penghargaan Zero Accident.

General Manager Bandara Sam Ratulangi Manado Minggus Gandeguai bersyukur atas penghargaan yang diraih. Kata Minggus, penghargaan itu menjadi penyemangat dalam konsisten menerapkan K3 di lingkup kerja Bandara Sam Ratulangi.

“Terima kasih kepada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Daerah atas apresiasi yang telah diberikan kepada Bandara Sam Ratulangi. Penghargaan ini semakin memacu kami untuk selalu mengutamakan pelaksanaan aspek K3 yang efektif dan efisien, terutama di bandara yang bersifat zero tolerance terhadap faktor keamanan dan keselamatan penerbangan,” ujar Minggus, seusai menerima penghargaan tersebut, Senin (17/2).

Selain PT. Angkasa Pura I (Persero), anak perusahaan, PT. Angkasa Pura Supports di Bandara Sam Ratulangi Manado juga turut menerima penghargaan Zero Accident. Penghargaan berupa piagam atau sertifikat ini diserahkan langsung oleh Gubernur Sulut Olly Dondokambey kepada Minggus Gandeguai.

Adapun acara pemberian penghargaan ini dirangkaikan dengan upacara peringatan hari K3 yang dipimpin langsung oleh Gubernur Olly, dan dihadiri oleh jajaran Forkopimda Sulut serta para pejabat dan pegawai di lingkungan Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Utara.

“Pemerintahan saat ini memiliki 7 agenda prioritas yang tertuang dalam RPJMN. Dua di antaranya adalah meningkatkan SDM yang berkualitas dan berdaya saing, serta memperkuat infrastruktur untuk mendukung pengembangan ekonomi dan pelayanan dasar. Dalam agenda peningkatan kualitas SDM, perlu pemahaman K3 yang komprehensif,” ungkap Olly saat membacakan sambutan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia. (RTG)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here