Turis Cina di Sulawesi Utara

Oleh: Ronald Ginting

Kawanuainside.com, Manado – Peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) memberikan kontribusi yang baik pada peningkatan Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di daerah ini.

“Apalagi wisman China yang datang ke Sulut, sangat banyak dan terus mengalami peningkatan yang signifikan,” kata General Manager (In Charge) sebuah hotel berbintang di Sulut Jemmy Budihartono di Manado, Sabtu (14/9).

Dijelaskan Jemmy, kedatangan turis China dengan penerbangan langsung ke Manado, menjadi pemicu yang baik bagi okupansi hotel.

“Berdasarkan catatan, turis China mendominasi okupansi hingga 55 persen. Sedangkan sisanya atau 45 persen berasal dari domestik,” katanya.

Jemmy optimis perkembangan bisnis pariwisata di Provinsi Sulut dapat mendorong tingkat hunian hingga 85 persen. Pihaknya memproyeksikan tingkat hunian di semester II/2019 akan lebih tinggi dibanding semester I/2019.

“Semester dua nanti okupansi akan naik rata-rata 85 persen,” katanya.

Dia mengatakan, nilai itu akan lebih tinggi dari capaian semester I/2019 yang rata-rata hanya menyentuh 60 persen.

“Biasanya dari awal tahun hingga Juni memang begitu. Tapi pada Juli hingga Desember akan rebound,” katanya.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulut Ateng Hartono mengatakan wisman yang datang didominasi oleh warga Tiongkok sebanyak 9.793 orang (87,41 persen), diikuti oleh Jerman 159 orang (1,42 persen), Amerika 131 orang (1,17 persen).

kemudian, katanya, Inggris 95 orang (0,85 persen), Belanda 70 orang (0,62 persen), Perancis 68 orang (0,61 persen), Malaysia 66 orang (0,59 persen), Australia 65 orang (0,58 persen), Hongkong 62 orang (0,55 persen), Philipina 49 orang (0,44 persen). (RTG)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here