Ketua LPA Sulut Jull Takaliuang

Oleh: Ronald Ginting

Kawanuainside.com, Manado – Polemik KPAI dengan PB Djarum membuat Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Sulawesi Utara (Sulut) angkat bicara. Ketua LPA Sulut Jull Takaliuang meminta masyarakat bijaksana melihat persoalan itu.

“Kami lihat semua menanggapi secara emosional. Memang itu hak publik untuk menilai dan berpendapat tapi jangan sampai ini dipolitisasi dan dimanfaatkan. Seharusnya publik arif menyikapinya,” kata Jull di Manado, hari ini (11/9).

Jull menambahkan Djarum Foundation memang bukan perusahaan rokok tapi merupakan yayasan yang mengelola dana CSR Djarum yang notabene perusahaan rokok.

“Soal PB Djarum melalui program Beasiswa Bulutangkis dan telah menghasilkan sejumlah atlet berprestasi, itu harus diapresiasi,” tukas Jull.

Apa yang menjadi perhatian KPAI ialah adanya kampanye atau iklan rokok di tengah audisi atau kompetisi bulutangkis yang melibatkan anak-anak.

“Itu tak ada bedanya iklan di tempat terbuka. Seperti iklan minuman keras. Secara langsung mengajak anak-anak untuk mencoba (rokok),” kata wanita yang pernah mencalonkan diri jadi senator ini.

KPAI tak mempermasalahkan bilamana dalam proses penjaringan, audisi atau turnamen bulutangkis tak ada iklan rokok atau kampanye terkait produk Djarum lainnya.

“Kalau nanti, ke depan tidak ada kampanye atau iklan rokok, itu tidak masalah,” ungkapnya lagi.

Menurutnya tugas melakukan pembinaan olahraga ialah tanggungjawab pemerintah. Sektor swasta sifatnya hanya melengkapi saja.

“Semuanya bisa dibicarakan dengan duduk bersama. Kita cari solusi, jangan ditanggapi secara emosional,” imbaunya. (RTG)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here