Mantan pendeta budha bakar diri. Foto: Voa

Oleh: Eko P

Kawanuainside.com, Tibet – Seorang mantan pendeta Buddha Tibet akhirnya tewas mengenaskan setelah membakar diri sebagai protes atas penindasan yang dilakukan oleh Cina.

Yonten (24) yang tadinya pendeta di Biara Kirti di propinsi Sichuan di Cina, melakukan aksi bakar diri pada hari Selasa(26/11), kata seorang pejabat, Kanyag Tsering, seperti dikutip VOA, Jumat (29/11).

Itu sebagai protes atas pemerintah Cina yang telah memberlakukan peraturan ketat di kawasan itu, termasuk penggunaan telepon seluler, memperlambat pengumpulan dan penyebaran informasi tentang aksi bunuh diri itu.

“Kami tidak punya informasi apakah mayat Yonten sudah diserahkan kepada keluarganya atau belum, karena semua saluran komunikasi diblokir pemerintah, kata pernyataan yang dikeluarkan biara itu,” katanya.

Dalam sepuluh tahun terakhir, di Tibet telah terjadi 156 kasus bakar diri, 44 darinya terjadi di dekat Biara Kirti, tambah pernyataan itu.

Pemerintah Cina mengatakan telah berusaha untuk memodernisasi masyarakat Tibet sejak “membebaskan” mereka dalam tahun 1950. (RTG/EP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here