KH Ma'ruf Amin. Foto: ANTARA

Oleh: Rudi Hasan

Kawanuainside.com, Jakarta – Wakil Presiden Ma’ruf Amin berkomentar soal wacana masuknya Basuki Tjahja Purnama atau Ahok ke dalam jajaran pimpinan BUMN. Menurut Ma’ruf, sejauh ini belum ada pembicaraan tentang status Ahok di Tim Penilai Akhir (TPA) Presiden.

“Pertama itu kewenangan presiden akan menentukan. Belum dibahas TPA, belum. Saya dengar masih diproses,” kata Ma’ruf di Jakarta, Jumat (15/11).

Presiden memang menggunakan tim khusus untuk menyeleksi kandidat eksekutif yang akan membantu kerjanya selama lima tahun mendatang. Itu dimulai sejak pemilihan wakil menteri beberapa waktu lalu.

Menurut Ma’ruf, yang dibahas TPA yakni pemberhentian tujuh pejabat di lingkungan BUMN. “Memang pemberhentiannya sudah. Tapi penggantiannya belum. Katanya sedang diproses. Kita tunggu saja,” kata Ma’ruf.

Dia enggan ikut campur soal seleksi nama di TPA. Bagi Ma’ruf, yang penting posisi direktur utama BUMN segera terisi. Pasalnya, saat ini banyak investor yang menunggu kepastian.

“Yang pasti tidak boleh lama-lama. Pasti itu, supaya tidak terjadi kekosomgan. Tunggu saja. Diharapkan sudah selesailah. Kita harapkan sebelum akhir tahun sudah selesai,” kata Ma’ruf. (RTG/AIJ)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here