Manajemen dan pelatih BFC Sulut United saat menyampaikan kesiapan tim kepada wartawan, Rabu (15/1). Foto: Ronald Ginting/Istimewa.

Oleh: Ronald Ginting

Kawanuainside.com, Manado – Pelatih Bogor FC (BFC) Sulut United Ricky Nelson menatap Liga 2 musim 2020 dengan optimistis. Dengan jumlah pemain yang sudah mencapai 26 orang, Ricky yakin timnya kali ini jauh lebih bersemangat dibanding musim lalu.

“26 pemain ini sudah cukup mumpuni dan sesuai dengan budget manajemen. Selain itu pemainnya sudah sesuai dengan skema yang saya harapkan, jadi saya yakin kami akan lebih fight berkompetisi,” ujar Ricky saat konferensi pers, Rabu (15/1) malam.

Ricky mengapresiasi manajemen yang sungguh-sungguh mempersiapkan tim, bahkan sudah dari Oktober 2019. Dia meminta agar masyarakat Sulawesi Utara bisa melihat timnya sebagai satu kesatuan bukan salah satu pemain.

“Saya menanamkan semangat kebersamaan ke tim, bukan sebagai seorang yang superior. Saya juga tak akan pilih-pilih kasih terhadap pemain,” tegas Ricky.

Saat ditanyakan target pada musim 2020, Ricky tak mau muluk-muluk. Menurutnya target pertamanya ialah bisa lolos ke-8 besar liga 2.

“Setelah itu kita targetkan semifinal dan juara,” imbuh dia.

Tentang formasi, dia senang karena ada beberapa pemain yang bisa bermain di beberapa sektor. Sehingga akan memudahkannya dalam menerapkan formasi dalam setiap pertandingan.

“Melihat kemampuan beberapa pemain, kita bisa menerapkan formasi 4-2-3-1, 4-4-2, 3-4-3, bahkan 4-3-3. Semua tergantung siapa tim lawan yang kita hadapi,” ujarnya.

Sebagai bagian dari masyarakat Sulut, Ricky berharap adanya input positif dari masyarakat agar timnya bisa berkembang ke arah yang lebih baik. “Kritik saja kami bila ada yang kurang dari kami,” tukasnya kembali.

Sementara, Presiden BFC Sulut United Bima Sinung mengapresiasi masyarakat tambah antusias dalam mendukung tim. Bima berujar antusias ini terlihat sekali dia sosial media, pemberitaan media, dan juga saat pelaksanaan latihan perdana klub, kemarin sore.

“Kami akan bekerjakeras memberikan yang terbaik demi masyarakat Sulut,” janji Bima.

Bima menerangkan liga akan bergulir seusai pelaksanaan kongres PSSI pada 25 Januari nanti. “Mungkin liga akan dimulai Maret 2020,” tukasnya.

Bima juga akan memikirkan mengurangi harga tiket masuk. Keputusannya akan dilaksanakan sebelum liga dimulai.

“Untuk pengesahan nama Sulut United, semoga saat kongres sudah ada hasil. Sejauh ini kami sudah bermohon kepada PSSI,” tambah Bima.

Di satu sisi, BFC Sulut United dalam waktu dekat akan mengadakan latihan di Stadion Maesa serta mengikuti pertandingan persahabatan melawan Persmin Minahasa di stadion yang sama pada 25 Januari mendatang. Beberapa hari setelahnya, mereka akan uji coba dengan salah satu tim di Kotamobagu. (RTG)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here