Bupati Minahasa Royke Roring dan Wakil Bupati Robby Dondokambey menyerahkan santunan kematian kepada ahli waris alm. Djellie Palar. Foto: Istimewa

Oleh: Ronald Ginting

Kawanuainside.com, Minahasa – 8.000 tenaga kerja rentan di Kabupaten Minahasa dilindungi dengan jaminan sosial ketenagakerjaan dari BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK). Program teranyar dari Pemerintah Kabupaten Minahasa baru diluncurkan saat apel perdana, pagi tadi, di pinggir Danau Tondano

Program yang diluncurkan langsung Bupati Kabupaten Minahasa Royke O. Roring, yang didampingi oleh Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Sulawesi Maluku Toto Suharto, serta Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Manado Hendrayanto, diberi nama Mapalus Pekerja Rentan dan ASN Care.

Pada sambutannya, Bupati Royke Roring menuturkan program ini sebagai bukti kepedulian Pemkab Minahasa kepada para masyarakat pekerja rentan. “Jadi ada 8.000 tenaga kerja yang ditanggung menggunakan APBD. Selain itu juga para ASN sudah berkomitmen untuk program ASN Care, setiap ASN menanggung 1 pekerja rentan, entah itu keluarga atau kerabatnya,” jelas Roring.

“Saya juga baru tahu ternyata santunan kematian naiknya lebih besar dari yang saya kira. Sebelumnya saya sosialisasikan santunan kematian Rp24 juta dan kemungkinan naiknya jadi Rp36 juta tapi ternyata lebih dari ekspetasi menjadi Rp42 juta,” lanjut Roring.

Pada kegiatan tersebut sekaligus juga diserahkan alat bantu pengangkatan enceng gondok dari BPJAMSOSTEK kepada Pemkab Minahasa. Selain itu ada penyerahan simbolis santunan kematian kepada ahli waris dari Alm. Djellie Dj Palar yaitu Piter Palar, selaku aparat desa Tempok Selatan sebanyak Rp42 juta. (RTG)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here