Pengalungan Kain Bentenan dari GM Bandara Sam Ratulangi Manado Minggus Gandeguai. Foto: Istimewa

Oleh: Ronald Ginting

Kawanuainside.com, Manado – Dominasi wisatawan mancanegara asal Cina untuk berkunjung ke Sulawesi Utara mengalami tren pada beberapa tahun terakhir ini. Hal ini yang dilihat maskapai Citilink untuk membuka rute yang melayani wisman Cina ke Sulut.

Dan pada Kamis (16/1) hari ini, maskapai plat merah itu, meramaikan transportasi udara di Sulut dengan penerbangan sewa untuk rute Guiyang (KWE) – Manado (MDC). Kedatangan penerbangan perdana Citilink Indonesia tipe Airbus a320 dengan nomor penerbangan QG 5921 di Bandar Udara Internasional Sam Ratulangi Manado sudah berlangsung pukul 07.00 WITA, pagi tadi, setelah melalui perjalanan udara selama kurang lebih 5 jam dari Bandara Internasional Guiyang Longdongbao, Provinsi Guizhou, Cina. Adapun penumpang dalam pesawat tersebut berjumlah 98 orang.

General Manager Bandara Sam Ratulangi Manado Minggus Gandeguai mengatakan kedatangan wisman Cina itu langsung disambut manajamen Bandara Sam Ratulangi Manado dengan bingkisan, serta pengalungan kain Bentenan secara simbolis bagi perwakilan cabin crew dan penumpang. Apa yang dilakukan itu, jelas Minggus, menjadi simbol keramahtamahan serta ucapan selamat datang mewakili masyarakat Sulawesi Utara.

“Sebagai pintu gerbang untuk masuk dan keluarnya para wisatawan di Sulawesi Utara, tentunya menjadi tanggung jawab kami untuk terus menjaga kesan pertama dan terakhir, apalagi dengan bertambahnya minat dari para wisatawan mancanegara yang datang ke Sulut, khususnya dari Cina,” ungkap Minggus.

Menurut Minggus, Citilink akan melayani penerbangan sewa dari dan ke Guiyang sebanyak 1 kali dalam seminggu.

Dia menjelaskan juga bahwa selain Citilink, maskapai Lion Air jadwalnya akan melakukan pendaratan pertama di Bandara Sam Ratulangi Manado pada Sabtu (18/01) pukul 07.50 WITA mendatang. Lion ini, sebutnya, melayani penerbangan charter dari dan ke Hangzhou Cina sebanyak 3 kali dalam seminggu.

“Ini menambah semangat kami melayani wisman tersebut. Di tahun 2019 lalu Kantor Imigrasi TPI I Manado mencatat sebanyak 116.144 turis Cina kunjungi Sulawesi Utara melalui Bandara Sam Ratulangi Manado. Jumlah yang tercatat tadi ternyata meningkat 8,5% bila dibanding dengan 2018,” paparnya.

Disampaikannya juga bahwa fakta itu yang mendorong manajemen melakukan pembenahan perluasan, baik gedung terminal dan parkir, serta renovasi gedung terminal eksisting. “Ini bakal mengakomodir wisman-wisman itu, dan tentunya meningkatkan kepuasan pengguna jasa di Bandara kesayangan masyarakat Sulut,” tukas dia. (RTG)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here