Oleh: Daniel P

Kawanuainside.com, Labuhan Batu – Operasi tangkap tangan (OTT) petugas Tipikor Polda Sumut menjaring tujuh pejabat dan pegawai Puskesmas Parlayuan, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, Selasa (13/8). Sejumlah uang juga diamankan dalam OTT tersebut.

Tujuh orang yang diamankan saat itu tengah berada di dalam Puskesmas tersebut. Enam dari tujuh orang yang diamankan merupakan pejabat Aparatur Sipul Negara (ASN), dan satu orang adalah Tenaga Kerja Sukarela (TKS).

Antara lain, Kepala Puskesmas Parlayuan berinisial MHJ (41), bendahara BOK Puskesmas Parlayuan HM (45), bendahara JKN Puskesmas Parlayuan SUB (33), dan dua staf Puskesmas Parlayuan SD (40) dan NH (42).

Satu orang lagi, berinisial AFN (26) yang merupakan satu-satunya Tenaga Kerja Sukarela Puskesmas Parlayuan.

Wakil Direktur Krimsus Polda Sumatera Utara, AKBP Bagus Suropratomo membenarkan adanya OTT di Puskesmas Parlayuan yang dilakukan pagi tadi.  “Iya. Benar ada OTT di sana tadi pagi,” katanya saat dikonfirmasi, Selasa malam.

Adapun OTT yang dilakukan pihaknya diduga terkait pemotongan dana pelayanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan Bantuan Operasional Kesehatan (BOK).  “Dugaan sementara ini terkait dengan dana JKN dan bantuan operasional kesehatan,” ucapnya.

Pihaknya juga mengamankan barang bukti uang tunai senilai Rp188 juta. Saat ini ketujuh orang tersebut sedang menjalani pemeriksaan di Polres Labuhanbatu.

“Kita amankan barang bukti sebanyak Rp 188.315.000 rupiah. Diamankan ada tujuh orang, dan saat ini masih diamankan di polres setempat,” terang Bagus.

Hingga kini, polisi belum menetapkan tersangka dalam kasus ini. Polisi masih terus mendalami dan mencari bukti-bukti kuat untuk menjerat para pelaku. (RTG/Far/aza/INI Network)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here