Polisi saat Menggagalkan aksi pedagangan mamusia

Oleh: Ronald Ginting

Kawanuainside.com, Manado – Dugaan kasus perdagangan manusia (human trafficking) berhasil digagalkan Resmob Polda Sulut dan anggota Polsek Bandara.

Remaja berinisial WNR (18), warga Kecamatan Kema, Bitung, rencananya akan diterbangkan ke Jayapura untuk dijadikan wanita penghibur. Keberangkatan Pada Kamis (19/9) berhasil digagalkan di Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Ibrahim Tompo, menjelaskan keluarga korban berkoordinasi dengan pihak Avsec Bandara, bahwa pada pukul 04.15 WITA telah kabur dari rumahnya dan menurut informasi, diduga akan dijadikan sebagai wanita penghibur di Sorong.

Pihak Avsec Bandara dan pihak maskapai langsung berkoordinasi dan mengecek keberadaan wanita tersebut. Kemudian pihak kepolisian dan petugas Avsec serta maskapai Lion Air menuju pesawat yang telah ditumpangi oleh korban. Seluruh pihak itu langsung bertindak membatalkan keberangkatan korban yang ada dalam pesawat tersebut.

“Penumpang yang terindikasi korban penjualan manusia diturunkan dari pesawat dengan didampingi pihak Avsec Bandara dan pihak Lion Air. Selanjutnya penumpang diserahkan ke Polsek Bandara untuk diproses dan dimintai keterangan,” kata Tompo.

Tompo langsung menghubungi keluarga korban dan korban dijemput oleh keluarga dan kembali ke rumah dengan aman. Menurutnya, di hadapan polisi, WNR mengaku dijemput Michele Angelina Tacalao, alamat Desa Kema Kota Bitung, dan nantinya akan dipekerjakan sebagai wanita penghibur di salah satu tempat hiburan malam Jayapura.

Tompo mengimbau kepada orangtua agar memperhatikan pergaulan anaknya, agar tidak terjerumus ke hal yang tidak baik yang nantinya akan merugikan masa depan anak. (RTG)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here