Penyerahan SK Gubernur tentang kepengurusan Forum Puspa Sulut 2020

Oleh: Ronald Ginting

Kawanuainside.com, Manado – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) mengupayakan kesejahteraan perempuan dan anak di daerah ini agar lebih baik lagi. Dalam penerapannya, Dinas PPPA dibantu Forum Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (Puspa).

Di Sulut, Forum Puspa baru saja dilantik kepengurusan yang baru untuk bertugas sepanjang 2020. Kepengurusan baru ini sebagaimana yang dituangkan pada Surat Keputusan Gubernur Sulawesi Utara nomor 443 tahun 2019.

Kepala Dinas PPPA Sulut Mieke Pangkong mengatakan program utama Forum Puspa ini untuk membantu Pemprov Sulut merealisasikan tiga mengakhiri (three ends). “Three ends itu mengakhiri kekerasan terhadap perempuan dan anak, mengkahiri perdagangan manusia, dan mengakhiri kesenjangan ekonomi terhadap perempuan,” papar Mieke dalam sambutannya di Pertemuan Pengurus dan Anggota Forum Puspa Sulut 2020, Jumat (13/12).

Mieke menambahkan Forum Puspa ini bukan berorientasi pada mencari profit namun berdasarkan kemanusiaan dan sukarela. Karena itu, lanjut Mieke, program Forum Puspa harus dikolaborasikan dengan masyarakat.

“Persoalan kekerasan pada perempuan dan anak begitu banyak di Sulut, sekarang bagaimana Dinas dan Forum Puspa bersinergi untuk meminimalisir kasus-kasus ini,” imbuh Mieke.

Lanjut dia, program kerja yang sudah disampaikan oleh kepengurusan yang lama, perlu dilanjuti sebaik-baiknya. “Kepengurusan yang lama sudah membentuk 9 Forum Puspa dari 15 kabupaten kota, sebab Forum Puspa ini strategis sekali dalam menjalankan three ends tersebut,” ujarnya.

Ketua Forum Puspa Sulut 2020 Roosje Kalangi mengungkapkan Forum Puspa ini adalah pekerjaan mulia. Kata Roosje kesempatan yang diberikan oleh Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw ini jangan disia-siakan.

“Jangan sia-siakan waktu dan kesempatan yang gubernur berikan untuk pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. Kerja sukacita untuk membantu kesejahteraan perempuan dan anak, terutama mengutamakan three ends,” tutur Roosje. (RTG)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here