Oleh: Nurcholis

Kawanuainside.com, Kairo-Pasukan pemberontak Al-Houthi Yaman telah menyerang Bandara Abha di Arab Saudi dengan rudal jelajah, lapor Reuters, mengutip juru bicara militer kelompok Syiah bersenjata tersebut.  Belum ada konfirmasi resmi dari Riyadh.

Pada hari Rabu, pemberontak Al-Houthi, Yaman mengumumkan bahwa mereka telah menggunakan pesawat tanpa awak bersenjata untuk menyerang posisi militer di Arab Saudi barat daya.

Pemberontak Houthi yang didukung Iran secara rutin meluncurkan drone ke Arab Saudi, karena Riyadh telah melakukan perang yang sedang berlangsung di Yaman untuk mendukung pemerintah yang diakui secara internasional dari negara termiskin di Timur Tengah.

Selama beberapa bulan terakhir, Houthis dilaporkan telah melakukan beberapa serangan drone besar terhadap bandara dan fasilitas minyak Saudi.  Pada 17 Agustus, serangan pesawat tak berawak Houthi ke ladang minyak Shaybah yang dikendalikan oleh Arab Saudi dilaporkan menyebabkan kebakaran di sebuah pabrik gas.  Sebagai tanggapan, koalisi yang dipimpin Saudi menargetkan posisi Houthi di Yaman utara.

Yaman telah dilanda konflik bersenjata antara pasukan pemerintah yang dipimpin oleh Presiden di pengasingan Abdrabuh Mansour Hadi dan gerakan politik oposisi bersenjata, kelompok faksi Houthi selama beberapa tahun.

Koalisi yang dipimpin Saudi telah melakukan serangan udara terhadap Houthi atas permintaan Hadi sejak Maret 2015. Konflik telah menghasilkan krisis kemanusiaan besar-besaran di negara yang dilanda kemiskinan.

Yaman telah dilanda kekerasan sejak 2014, ketika kelompok pemberontak Syiah ini  menguasai sebagian besar negara, termasuk ibu Kota Sanaa, merebut istana kepresidenan dan menjadikan Presiden Abd-Rabbu Mansour Hadi sebagai tahanan virtual pada Januari 2015. (RTG/CK)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here