Kantor Sinode GMIM

Oleh: Ronald Ginting

Kawanuainside.com, Manado – Mewaspadai wabah virus corona di tengah keramaian, sejumlah gereja di Sulawesi Utara memutuskan akan beribadah di rumah masing-masing pada Ahad (22/3) besok. Keputusan itu diambil mempertimbangkan kebijakan pemerintah pusat supaya memutus mata rantai covid-19.

Salah satu gereja yang memutuskan untuk beribadah di rumah masing-masing yakni Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM). Sekretaris Sinode GMIM Pendeta Evert Tangel memaparkan tidak hanya ibadah pada Ahad besok saja, melainkan beberapa ibadah seperti ibadah kompelka Bapak, Ibu, Pemuda, Remaja, Anak (BIPRA), juga dilaksanakan di rumah masing-masing.

“Ibadah Hari Minggu 22 Maret dan 29 Maret 2020, ibadah kolom serta ibadah Kompelka BIPRA dilaksanakan dalam ibadah keluarga di rumah,” ucap Pendeta Evert, Sabtu (21/3).

Pendeta Evert bilang ibadah di rumah adalah upaya pencegahan virus corona tersebut. Namun demikian, fasilitas teknologi seperti media daring atau multimedia GMIM dan youtube dapat dimanfaatkan jemaat dalam beribadah.

“Nah bagi jemaat yang kesulitan dalam jaringan internet, bisa kreatif mandiri dengan fasilitas yang mereka miliki,” ungkapnya lagi.

Dikatakannya juga bahwa beberapa kegiatan ibadah yang notabene dapat mengumpulkan banyak orang, untuk sementara ini ditunda hingga 31 Maret nanti. “Kami berlakukan hal ini hingga 31 Maret mendatang. Semoga kondisi ke depannya akan kembali normal,” jelas dia.

Sama dengan GMIM, Gereja Bethany Manado juga melakukan ibadah di rumah masing-masing. Bahkan Gembala Sidang Gereja Bethany Manado langsung mengeluarkan pengumuman gereja yang intinya menjelaskan peribadatan pada esok hari dan Ahad (29/3) diganti dengan ibadah di rumah masing-masing.

“Ibadah Raya 22 Maret dan 29 Maret 2020, FA wilayah, doa pagi Sabtu, menara doa, dan kegiatan ibadah lainnya yang melibatkan banyak orang ditiadakan sementara hingga 31 Maret mendatang,” tulis Gembala Sidang Gereja Bethany Manado, Pendeta Lenny Matoke.

Di sisi lain, beberapa gereja di Sulawesi Utara ini memutuskan untuk menyemprot disinfektan di dalam gedung gereja. Hal ini semata-mata untuk mengantisipasi virus yang tengah merebak di hampir seluruh negara. (RTG)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here