Oleh: Ronald Ginting

Kawanuainside.com, Manado – Mengajak anak sekolah untuk mensukseskan Sensus Penduduk 2020 (SP2020) secara daring atau online menjadi misi dari Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Utara (Sulut). Sekolah pertama yang dikunjungi BPS Sulut yaitu SMA Negeri 1 Manado.

Kepala Bagian Tata Usaha BPS Sulut Royke Oct Rawung dan beberapa perwakilan BPS Sulut mengajar ratusan siswa bagaimana cara menginput data keluarga siswa melalui situs sensus.bps.go.id. Para siswa yang berhasil menginput hingga selesai pun dihargai dengan beberapa hadiah menarik.

“Kami memilih siswa karena pada kenyataannya mereka ini sangat mengetahui digitalisasi. Lihat tadi mereka cepat masuk di sensus.bps.go.id,” ujar Royke kepada wartawan di Sports Hall SMA Negeri 1 Manado, Rabu (11/3).

Royke bilang pada kesempatan berikut, bakal ada sekolah lain yang dikunjungi. Menurutnya, SP2020 secara daring ini sangat mudah digunakan.

“Sampai dengan saat ini (pagi tadi), penduduk di Sulut yang berhasil menginput datanya, sudah mencapai 7,5%,” tambah Royke.

Royke mengharapkan dari jemput bola yang dilakukan BPS se-Sulut setiap harinya bisa meningkatkan jumlah warga yang sudah terlibat dalam SP2020.

Sementara itu, Kepala SMA Negeri 1 Manado, Sherly Kalangi menuturkan SP2020 ini sangat baik untuk dilakukan. Hal ini sebagai kewajiban seluruh WNI untuk tercatat administrasi sebagai masyarakat di Indonesia.

“SMA Negeri 1 ini kan bagian dari pemerintah. Makanya saya mendorong terus guru-guru dan siswa-siswa di sini untuk sukseskan SP2020,” kata Kalangi.

Disebutkannya bahwa guru-guru di sekolahnya juga sudah ikut SP2020 ini. “Semoga semua sekolah juga bisa ikut serta dalam SP2020,” harap Kalangi singkat. (RTG)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here