Berita Resmi Statistik BPS Sulut

Oleh: Ronald Ginting

Kawanuainside.com, Manado – Tomat sayur memiliki andil signifikan untuk angka deflasi di Sulawesi Utara pada September 2019. Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Utara mencatat andil tomat yakni deflasi sebesar 1,0223%.

Dengan andil tomat ini, secara keseluruhan Sulawesi Utara di bulan September kemarin mencatat deflasi 1,03%. Secara tahun kalender, angka inflasi di Sulut tercatat sebesar 0,90%, sementara secara year on year sebesar 3,63%.

“Inflasi Sulut bulan September 2019 disebabkan adanya penurunan indeks tiga terbesar pada kelompok pengeluaran bahan makanan sebesar 4,27%, kelompok sandang 0,20%, dan kelompok kesehatan sebesar 0,06%,” ungkap Kepala BPS Sulut Ateng Hartono saat penyampaian Berita Resmi Statistik di Kantor BPS Sulut, Selasa (1/10).

Dijelaskan Ateng, selain tomat sayur, komoditi penyumbang deflasi pada bulan kemarin yakni bawang merah 0,1151%, cakalang/sisik sebesar 0,0944%, dan biji nangka/kuniran sebesar 0,0351%.

“Untuk kota-kota IHK di Pulau Sulawesi, tercatat ada tiga kota mengalami inflasi, sementara 11 kota lainnya mengalami deflasi,” papar Ateng.

“Inflasi tertinggi di Kendari sebesar 0,47 persen dan inflasi terendah di Watampone. Untuk deflasi terdalam di Sulawesi Utara dan terendah di Bulukumba,” imbuhnya. (RTG)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here