Pembukaan pameran bursa kerja di IAIN Manado.

Oleh: Ronald Ginting

Kawanuainside.com, Manado – Sama-sama berupaya mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan di Sulawesi Utara, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sulawesi Utara berkolaborasi dengan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado, mengadakan Pameran Bursa Kerja (Job Fair) di Kampus IAIN Manado, Kamis (12/12).

Sampai berita ini diturunkan, sudah ada 187 pendaftar daring. Mereka tertarik untuk melamar kerja dengan memilih satu dari 1.184 lowongan yang disediakan oleh 21 perusahaan peserta Pameran Bursa Kerja.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sulut Erny Tumundo saat memberikan sambutan, mengapresiasi sinergitas dengan IAIN ini. Kata Erny, Pameran Bursa ini sangat menunjang pemerintah.

“Atas nama Pak Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw kami mengapresiasi rektor IAIN yang telah menginisiasi job fair dan yang telah menunjang program pemerintah. Karena dari 10 misi utama Pemprov Sulut yaitu pengurangan pengangguran dan kemiskinan,” papar Erny.

Erny menambahkan pihaknya membuka peluang kerjasama dalam memberikan kesempatan pelatihan berbasis kompetensi. “Sebelum masuk dunia kerja, dilatih keterampilannya, pengetahuannya, bahkan juga perilakunya, agar ada kompetensinya saat mulai bekerja,” ucap Erny.

Dijelaskannya bahwa Disnakertrans Sulut memiliki program pemagangan ke luar negeri, seperti ke Jepang, Korea, dan beberapa negara di benua eropa. “Banyak kesempatan yang kami berikan, tapi kesiapan SDM-nya yang perlu didukung juga melalui pelatihan dan pendidikan vokasi,” kata dia.

Job fair ini, tambah Erny, memberikan kesempatan kerja. “Setiap tahun diberikan kesempatan seluas-luasnya agar pencari kerja bisa mendapatkan kerja yang layak. Disnaker juga menyelenggarakan sejumlah pameran kerja setiap tahunnya,” jelasnya.

Rektor IAIN Manado Delmus Puneri Salim menyampaikan pameran bursa kerja ini pertama kali diadakan di IAIN Manado. Sehingga diharapkan kegiatan ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh seluruh pencari kerja, termasuk lulusan IAIN yang belum kerja.

“Selama kuliah, Mahasiswa IAIN Manado dipersiapkan pengetahuan, keterampilan, dan juga perilakunya. Hal ini supaya alumni kami bisa bekerja dengan kompeten,” imbuhnya sebelum membuka kegiatan, Kamis (12/12).

Dia meminta agar setiap perusahaan dapat membuka formasi yang lebih banyak untuk lulusan IAIN. “Karena kita sudah menyiapkan mereka dengan baik, maka berharap lowongan untuk lulusan IAIN bisa ditambah, supaya alumni bisa terserap dengan cepat,” tukasnya. (RTG)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here