Ilustrasi

Oleh Ronald Ginting |

kawanuainside.com, Manado – Ekspor perikanan di Sulawesi Utara pada triwulan II 2019 mengalami peningkatan yang cukup baik. Hal ini didorong oleh permintaan pasar internasional yang lebih banyak terhadap komoditas perikanan Sulut.

Kepala Bidang Perdagangan Luar Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulut, Darwin Muksin mengungkapkan saat ini Thailand cukup tinggi meminta produk ikan tuna segar dari Sulut.

“Dalam satu bulan bisa empat kali pengiriman. Yang pertama sebanyak 109,2 kilogram dan mampu menghasilkan devisa sebesar 1.092 dolar Amerika Serikat,” ujar Darwin.

Dalam pengiriman kedua, lanjut Darwin, di bulan Juni 2019 ini sebanyak 300,3 kilogram dengan nilai 2.405 dolar AS.

Kemudian, katanya, diekspor sebanyak 187,9 kilogram dengan nilai 1.503 dolar AS, dan sebanyak 303,6 kilogram dengan nilai 2.428 dolar AS.

“Kami akan terus mencari pasar baru sehingga produk perikanan Sulut semakin dikenal dan diminati pasar internasional,” ungkap dia dengan ketegasan.

Diketahui Ikan tuna segar dari Sulut juga sudah diekspor ke Amerika dan sejumlah negara di eropa. (RTG)

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here