Berita Resmi Statistik BPS Sulut

Oleh Ronald Ginting |

kawanuainside.com, Manado – Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Utara (Sulut) mencatat angka inflasi Kota Manado pada Mei 2019 sebesar 2.60 persen, Angka ini cukup mengejutkan sebab beberapa bulan sebelumnya mencatat deflasi.

Kepala BPS Sulut, Ateng Hartono mengatakan inflasi tahun kalender di Manado menjadi 1.14 persen, sementara secara year to year sebesar 2.11 persen. Bahkan pada tahun 2019 angka inflasi di bulan Mei tersebut merupakan angka inflasi tertinggi di Sulut.

“Inflasi Manado pada Mei 2019 disebabkan adanya peningkatan indeks pada kelompok pengeluaran bahan makanan sebesar 12.88 persen. Diikuti oleh kelompok pengeluaran sandang sebesar 0.67 persen, sementara kelompok pengeluaran makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau sebesar 0.12 persen,” kata Hartono saat pemaparan Berita Resmi Statistik di Kantor BPS Sulut, Senin (10/6).

Tambah Hartono, penyumbang inflasi terbesar yaitu tomat sayur sebesar 2.13 persen, cabai rawit 0.3847 persen, pepaya 0.0791 persen, dan cakalang 0.0776 persen.

“Saat Tim ke Minahasa saat tomat sayur mengalami penurunan harga, justru tomatnya dibiarkan oleh petani. Mungkin ini karena tidak adanya serapan industri pengolahannya,” ujar Hartono.

Di Pulau Sulawesi, angka inflasi Manado ini menjadi inflasi tertinggi pada Mei 2019 dibanding kota-kota lainnya. (RTG)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here