Wan Zainun Wan Abd Manan (87) saat wisuda sarjana (SH)

Oleh: Nurcholis

Kawanuainside.com, Kuala Lumpur-Meskipun sudah memiliki 29 cucu, nenek berusia 87 tahun membuktikan bahwa usia bukanlah penghalang untuk belajar dan mencari ilmu.

Wan Zainun Wan Abd Manan, yang berasal dari Kuala Terengganu dan mantan seorang pendidik, telah menerima gelar Sarjana Studi Islam di Upacara Pertemuan Universitas Terbuka Malaysia (OUM) ke-23 di Aula Merdeka, World Trade Center (PWTC) hari Ahad.

Pada upacara tersebut, Wan Zainun yang telah pensiun sebagai kepala sekolah di Sekolah Nasional Bukit Tunggal di Kuala Terengganu pada tahun 1987 juga terpilih sebagai penerima Penghargaan Khusus, Pembelajar Sepanjang Hayat.

Tok Wan, demikian, ia akrab dipanggil, meskipun banyak menerima pandangan sinis saat belajar di usia senja, semua ini dianggap sebagai pemicu semangat untuk membuktikan usia bukanlah penghalang dalam mencari ilmu.

“Tok Wan memiliki hasrat untuk belajar, dalam sains karena dengan belajar membuat diri merasa lebih sehat karena otak selalu berpikir. Juga, buku telah menjadi teman terbaik karena Tok Wan mantan pendidik, “ uajrnya dikutip Sinar Harian.

Wan Zainun mengatakan bahwa sepanjang masa studinya mulai tahun 2014, ia mengakui memiliki hambatan tertentu tetapi ia tidak pernah kehilangan semangat.

“Tantangan terbesar adalah teknologi, Tok Wan tidak tahu bagaimana menggunakan internet.”

“Tetapi dengan dukungan seluruh keluarga, terutama menantu yang mampu menjemput dan mengirim Tok Wan bolak-balik dari rumah ke sekolah, membeli buku, membantu mencari informasi di internet, syukurlah Tok Wan berhasil,” kata perempuan yang telah kehilangan suaminya pada tahun 2000.

Lansia  memiliki tujuh anak dan 29 cucu ini, menambahkan bahwa kesuksesannya diharapkan menjadi penyemangat bagi cucu dan cicitnya untuk selalu mencintai pengetahuan, serta contoh bagi orang tua untuk menghindari menjadikan usia sebagai penghalang dalam belajar.

“Ketika kita terus belajar, itu akan membuat kita terus-menerus berpikir dan merasa lebih baik. Jika keadaan memungkinkan, Tok Wan bermaksud untuk melanjutkan studinya di tingkat selanjutnya,” katanya.

“Kata-kata hadis ‘tuntutlah ilmu dari buaian hingga ke liang lahad’ juga sentiasa jadi pegangan, karena itulah Tok Wan tidak mengindahkan pandangan negatif,” tambahnya.

Pada upacara wisuda, 3.450 mahasiswa menerima gulungan tanda kelulusan dari berbagai tingkat studi yang  dihadiri Presiden dan Wakil Rektor OUM, Profesor Datuk Dr Mansor Fadzil.

Dalam acara wisuda juga ada kartunis terkenal Datuk Lat atau nama aslinya Mohd Nor Khalid menerima gelar Honours dalam Seni (Seni Kreatif). (RTG/CK)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here